Study Komparasi Pemerintah Kota Surakarta ke Kota Madiun

Madiun – Rabu (02/11), Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Madiun menerima kunjungan Study Komparasi dari Pemerintah Kota Surakarta. Dalam Study Komparasi ini, rombongan dari Pemerintah Kota Surakarta diwakili oleh Staf Ahli, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, dan staf. Sedangkan perwakilan dari Pemerintah Kota Madiun dihadiri oleh Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan beserta staf dan perwakilan dari Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Madiun.

Materi pembahasan dalam kegiatan ini antara lain terkait penggunaan aplikasi SIPD; perencanaan, monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan; serta pelaksanaan kegiatan pengadaan barang/jasa. Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan menyambut baik kunjungan dari Pemerintah Kota Surakarta karena kegiatan ini menjadi salah satu sarana untuk saling bertukar informasi di antara kedua pemerintah daerah. Hal ini pada akhirnya dapat memberikan umpan balik untuk peningkatan kegiatan pembangunan di Kota Madiun.

Prosedur Peringatan Dini dan Prosedur Evakuasi Keadaan Darurat

Prosedur Peringatan Dini dan Prosedur Evakuasi Keadaan Darurat

pada Gedung Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan

Sekretariat Daerah Kota Madiun

Prosedur peringatan dini dan keadaan darurat adalah tata cara dalam mengantisipasi keadaan darurat. Prosedur keadaan darurat adalah sebagai berikut:

 

Apabila anda melihat keadaan darurat, maka :

1. Tetap tenang;
2. Bunyikan alat tanda bahaya / alat terdekat;
3. Putar nomor keadaan darurat.

Apabila anda mengalami keadaan darurat, maka :

Seringkali karena bencana alam datang secara tiba-tiba, kita menjadi panik dan tidak tahu apa yang harus dilakukan, yang terpikirkan adalah untuk segera lari menyelamatkan diri. Masalah yang lain-lain seperti rumah dan harta benda tidak akan terpikirkan sama sekali. Walaupun demikian tidak ada salahnya untuk mempersiapkan diri terhadap kemungkinan terjadinya bencana, dengan cara mengumpulkan dokumen-dokumen penting yang ada di dalam kantor. Hal ini dimaksudkan apabila bencana sudah selesai, maka para korban bencana pun masih harus tetap melanjutkan hidup dan dokumen tersebut dapat digunakan untuk bekal melanjutkan pekerjaan.

Jika gempa bumi menguncang secara tiba-tiba di dalam kantor
Getaran akan terasa beberapa saat. Selama jangka waktu itu, anda harus mengupayakan keselamatan diri anda dan rekan anda. Cari tempat yang luas supaya terhindar dari reruntuhan, jika tidak memungkinkan masuklah ke bawah meja untuk melindungi tubuh anda dari jatuhan benda-benda.

SEGERA hentikan pekerjaan dan tinggalkan gedung ketika diketahui/didengar terdapat tanda bahaya dibunyikan atau ketika anda diminta untuk melakukannya.

HINDARI kepanikan.

IKUTI instruksi dan bekerjasamalah dengan mereka yang bertanggung jawab atas keadaan darurat.

MATIKAN semua peralatan kerja terutama listrik dan tutup laci meja.

JANGAN menunda untuk segera meninggalkan gedung dengan mencari barang – barang pribadi dan/atau orang lain.

PERGI ke daerah terbuka yang cukup jauh dari gedung dan jangan menghalangi petugas dan peralatan mereka.

JANGAN masuk kembali ke dalam gedung sampai ada instruksi dari atasan atau petugas.

Hidup anda dan orang lain tergantung pada kerja sama anda.