MADIUN (11/12/2025) – Pemerintah Kabupaten Trenggalek melakukan kunjungan kerja dalam rangka studi tiru ke Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun pada Kamis (12/12). Kunjungan ini difokuskan pada pengembangan sistem aplikasi monitoring dan evaluasi (monev) realisasi APBD untuk menyongsong Tahun Anggaran 2025 yang lebih transparan dan akuntabel.Rombongan dari Trenggalek yang terdiri dari jajaran asisten sekda, tim ahli IT, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, diterima langsung oleh Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan Pemerintah Kota Madiun di Ruang Rapat PBJ dan Adbang.
Langkah ini diambil Pemkab Trenggalek mengingat Kota Madiun dinilai sukses dalam mengintegrasikan sistem pelaporan keuangan yang cepat dan presisi. Aplikasi monev yang diterapkan di Madiun memungkinkan kepala daerah dan pemangku kepentingan memantau serapan anggaran secara real-time hingga ke level sub-kegiatan
Pihak Pemkot Madiun menyambut baik kolaborasi ini. Mereka menyatakan keterbukaannya untuk berbagi pengetahuan (knowledge sharing) demi kemajuan bersama di wilayah Jawa Timur. Dengan adanya sistem ini, diharapkan tidak ada lagi penumpukan serapan anggaran di akhir tahun, yang seringkali menjadi kendala di banyak daerah. Implementasi sistem hasil studi tiru ini rencananya akan mulai diuji coba oleh Pemkab Trenggalek pada awal Januari 2025, bertepatan dengan dimulainya siklus anggaran baru.